Minggu, 26 Juli 2015

Review Satriaku


Sobat Fusion yang tercinta, pada artikel kemaren telah Fusion tulis mengenai kepemilikan Satria RU 120 walaupun mungkin kurang mendetail. Menyambung artikel tersebut pada penggunaan atau pun pemakain harian akan sedikit Fusion uraikan. Pada saat kondisi jalan santai atau dibawah RPM 5000 sungguh tidak nyamanan mirip naek kuda yang ajrut ajrutan XD, hal tersebut tidak Fusion rasakan ketika di buat ngebut atau RPM diatas 5000 maka siap-siap saja jantung di buat berdegup kentjang, badan akan di lempar ke belakang dan ramput serasa di jambak (halah lebayy). Tapi emang suwer en sumfeh Fusion djoedjoer kacang hijau bahwa karakteristik dari Satria RU 120 ini dirancang untuk berkinerja di RPM atas. Hal ini dapat Fusion amati pada bentuk jarum skep karburator yang runcing bagian bawahnya. Untuk yang sering biasa bongkar karbu motor silahkan saja bedakan bentuk jarum skep milik Yamaha F1ZR dengan jarum skep Satria Hiu.

bentuk jarum skep, gambar dari mbah gungle
Selain bentuk jarum yang menunjang untuk kerja mesin pada RPM atas, bentuk atau jumlah katup membran (reed valve) berjumlah 6 bilah. So jadi pada kitiran RPM atas tidak akan kehilangan nafas dibandingkan dengan motor 2 tak yang menggunakan membran 4 bilah atau 4 katup.



bentuk membran 6 katup, gambar dari kang aziz dohc

kurang lebih itu gambaran yang Fusion tangkap dari karakteristik Satria RU yang kurang nyaman di pake untuk pelan pengene di ajak full throttle XD. Pada artikel yang lalu juga pernah di singgung si Satria akhirnya melakukan oversize silinder dan ganti piston akibat habis oli samping. Kesempatan turun mesin akhirnya minta di lakukan porting n polish lubang in ex agar tambah di jambak iblisnya. Setelah masa inreyen agar mulus en gak peret  si silinder dan piston maka di uji coba high rev RPM. Dugaan yang terjadi di luar ekspektasi Fusion yang akan membayangkan terjambak seng tan XD, Si Satria malah lemots kang mas mbak sissss, mosok biasa mengasapi (karna 2 tak ya keluar asap sendalpot) motor batangan ehhh ini malah di asapi sama bebek yang ngaku-ngaku irit itu... hadewww apeees n tengsin karna hilanglah kegagahan kuuu

Akhirnya si montor kesayangan merah marun meng apeli kang mas tukan serpis yang namanya gak mau di orbitkan wk wk wk... singkat kata menurut penjelasan beliau bahwa sendalpot eh knalpot masih sutandar mengakibatkan gas buang tidak bisa mengalir dengan lantjar.. ujicoba beberapa sendalpot belum menemukan kepuasan. Karna knalpot harus mengikuti korekan mesin dan ada rumus untuk membikin knalpot yang sesuai dengan karakter mesin. Bingung toooo sopo sich bengkel knalpot ndeso seng mudeng????? Akhirnya setelah melalui halangan rintangan gangguan godaaan dan ritual dengan kolekan temen pakar suhu beli sendalpot di toko.


Merk dari A*M buatan maling sial yang Fusion tebus seharga 400k,,  saatnya utdjie cobaa... Kontak posisi ON kick starter dan treng teng treng teng tengg..... sendalpot khas 2tak yang gurih garing n renyah wk wkwk siap ber aksi dan apa yang terjadii????

to be continued gaisss capek nulis n mata pedih memelotiti layat....






Tidak ada komentar: